Jumat, 21 Oktober 2016

ALLAH MENGGENGGAM NYAWA MANUSIA SAAT TIDUR




Kita mungkin sering lupa bahwa ketika tertidur sebenarnya manusia sedang mati sesaat. Sebab saat terbangun, nyawa kita dikembalikan lagi ke dalam tubuh. Bisa pula nyawa tidak kembali lagi alias mati sungguhan.


Silahkan buka Al-Quran Juz 24, Dalam Surat ke 39 ayat 42. Silahkan baca ayatnya dan baca terjemahnya.
Dalam Al-Quran Surat Az-Zumar ayat 42 ALLAH SWT berfirman :
"Allah memegang nyawa (seseorang) pada saat kematiannya dan nyawa (seseorang) yang belum mati ketika dia tidur; maka Dia tahan nyawa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia lepaskan nyawa yang lain sampai waktu yang ditentukan.."
Jadi, ketika tertidur nyawa kita benar-benar lepas dari badan dan berada dalam genggaman Allah. Sebab itu, dalam Islam, kita diharuskan membaca do'a sebelum dan sesudah tidur sesuai hadits Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam:
Dari Hudzaifah (R.A), ia berkata: “Apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam hendak tidur, beliau mengucapkan: ‘Bismika allahumma amuutu wa ahya (Dengan nama-Mu, Ya Allah aku mati dan aku hidup).’ Dan apabila bangun tidur, beliau mengucapkan: ‘Alhamdulillahilladzii ahyaana ba’da maa amatana wailaihi nusyur (Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami, dan kepada-Nya lah tempat kembali)’.”
(HR. Bukhari No. 6324)
Betapa agungnya Islam itu, detail serta jelas. Dan, dengan catatan dari Allah di lanjutan ayat di atas:
"Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran) Allah bagi kaum yang berpikir."
Bagaimana mekanismenya? Wallahu a'lam, hanya Allah yang mengetahuinya. Yang jelas, sampai sini kita harus selalu khawatir bilamana kita mati sungguhan saat tertidur. Sudah cukupkah amal-amal kita?
Ya Allah, matikanlah kami dalam kondisi khusnul khatimah, dalam kondisi menyembah-Mu, berjuang di jalan-Mu dan mengingat-Mu sepenuh hati, dan dalam keberpihakan membela agama-Mu.
Repost dari status fb Syekh Ali Jaber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar dengan bebas dan sopan.